Pemkot Tangerang Tawarkan Sertifikasi Fotografer Junior Gratis untuk Tingkatkan Kompetensi SDM Kreatif

Pemerintah Kota Tangerang menginisiasi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif melalui program Sertifikasi Kompetensi Profesi Fotografi. Program ini, yang berfokus pada skema Fotografer Junior, diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan menawarkan sertifikasi fotografer junior secara gratis, Pemkot Tangerang berupaya untuk memfasilitasi pelaku industri fotografi dalam mengasah dan mengakui kemampuan mereka secara formal.
Pentingnya Sertifikasi di Era Kreatif
Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menekankan bahwa sertifikasi kompetensi kini menjadi kebutuhan yang sangat penting. Dalam menghadapi perkembangan industri kreatif yang semakin kompetitif, memiliki sertifikasi menjadi bukti yang valid atas kemampuan seorang fotografer. Sertifikat ini tidak hanya berfungsi sebagai pengakuan formal, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi para fotografer untuk mengembangkan karir mereka.
“Profesi fotografi kini memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Oleh karena itu, para pelaku di bidang ini perlu mendapatkan dukungan melalui kompetensi yang diakui secara resmi,” ungkapnya.
Potensi Talenta Muda di Tangerang
Kota Tangerang kaya akan talenta muda yang aktif dalam dunia fotografi. Namun, banyak di antara mereka yang masih belajar secara otodidak tanpa memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui. Melalui program ini, Disbudpar berharap para fotografer lokal dapat meningkatkan kemampuan mereka dan mendapatkan sertifikat resmi dari BNSP yang akan menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja atau industri profesional.
Informasi Program Sertifikasi
Pendaftaran untuk program sertifikasi ini telah dibuka sejak 2 Juni dan akan berlangsung hingga 21 Juni 2026. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti bimbingan teknis pada tanggal 7 hingga 8 Juli 2026, sebelum menjalani uji kompetensi pada 9 Juli 2026. Seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di Gedung Seni Budaya (GSB) Kota Tangerang.
Syarat dan Ketentuan Peserta
Adapun syarat yang ditetapkan untuk peserta adalah sebagai berikut:
- Merupakan warga ber-KTP Kota Tangerang
- Berusia minimal 17 tahun
- Lulusan SMA atau sederajat
- Memiliki kemampuan dasar di bidang fotografi
- Belum pernah memiliki sertifikat kompetensi BNSP pada skema Fotografer Junior
Peserta juga diwajibkan membawa peralatan fotografi pribadi, seperti kamera DSLR atau mirrorless, dan mengikuti seluruh tahapan kegiatan hingga selesai.
Membangun SDM Kreatif yang Berstandar
Disbudpar menilai bahwa program sertifikasi ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia kreatif yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional. Di tengah meningkatnya jumlah pelaku industri kreatif berbasis digital, kebutuhan akan tenaga fotografi profesional juga semakin tinggi.
Keberadaan program sertifikasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi fotografer lokal untuk meningkatkan kualitas mereka serta memperluas peluang karir di bidang fotografi.
Proses Pendaftaran dan Informasi Kontak
Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti program ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui kode QR yang tersedia di media informasi resmi Disbudpar Kota Tangerang. Untuk informasi lebih lanjut, panitia pelaksana dapat dihubungi melalui Irfan Syah di nomor 0812-9395-2441.
Harapan untuk Fotografer Muda
Dengan adanya program ini, Pemkot Tangerang berharap dapat melahirkan lebih banyak fotografer muda yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Melalui sertifikasi fotografer junior ini, diharapkan para peserta tidak hanya mendapatkan pengakuan atas kemampuan mereka, tetapi juga dapat mengembangkan jaringan dan peluang di sektor yang semakin berkembang ini.
Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah untuk memajukan industri kreatif, khususnya fotografi, yang berpotensi memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi masyarakat. Dengan berbagai program pelatihan dan sertifikasi, diharapkan dapat terwujud generasi baru fotografer yang tidak hanya berkompeten, tetapi juga siap menghadapi tantangan di industri kreatif yang semakin kompleks.