Banggai Raih Posisi Keempat di MTQ XXXI Sulteng dengan Semangat Qurani dari Wabup Furqanuddin
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 telah sukses dilaksanakan dan menciptakan kenangan berharga bagi seluruh peserta dan masyarakat. Di tengah acara yang berlangsung meriah, salah satu sorotan adalah kehadiran Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan bernuansa religius ini. Dalam kesempatan ini, Banggai berhasil meraih posisi keempat, sebuah pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Acara Penutupan yang Meriah
Acara penutupan MTQ XXXI berlangsung di Taman Likuefaksi, Desa Lolu, Kabupaten Sigi, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Wakil Bupati Banggai hadir dengan didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Banggai, Hj. Nurdjalal, S.H., dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd. Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan untuk memasyarakatkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari.
Partisipasi yang Luas
Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh perwakilan dari Banggai, tetapi juga oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Pangdam XIII/Merdeka, serta unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, Wakil Bupati Sigi, Ketua DPRD Kabupaten Sigi, dan berbagai kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota turut meramaikan acara ini. Kehadiran mereka menegaskan betapa pentingnya MTQ sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antar umat serta meningkatkan kesadaran religius masyarakat.
Transformasi Nilai-Nilai Qurani
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, S.Ag., M.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi momentum untuk mentransformasikan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang dapat membimbing umat dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia menekankan pentingnya MTQ sebagai ruang peradaban yang menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai energi moral dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan progresif. Penutupan MTQ sendiri bukan sekadar akhir dari sebuah perlombaan, melainkan merupakan kesempatan untuk memperkuat hubungan umat dengan Al-Qur’an.
Penyampaian Apresiasi dari Gubernur
Acara penutupan resmi dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, yang diwakili oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ XXXI. Gubernur juga menganggap setiap peserta sebagai kebanggaan Sulawesi Tengah, karena mereka yang melibatkan diri dalam membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an adalah pemenang di hadapan Allah SWT.
Penghargaan dan Keberhasilan Penyelenggaraan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sigi sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan MTQ dengan baik, tertib, aman, dan meriah. Keberhasilan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Sigi, yang telah bekerja keras untuk mempersembahkan acara yang berkesan bagi semua peserta dan tamu undangan.
- Penghargaan untuk tuan rumah yang sukses.
- Semangat gotong royong masyarakat.
- Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.
- Peningkatan kesadaran religius masyarakat.
- Penguatan hubungan antar umat.
Program Berani Berkah dan Implementasinya
Penyelenggaraan MTQ XXXI juga dipandang sebagai salah satu implementasi nyata dari Program Berani Berkah, yang merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program ini bertujuan untuk membangun daerah dengan landasan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal. Dengan demikian, MTQ XXXI bukan hanya sekadar acara, tetapi juga bagian penting dalam upaya pembangunan daerah yang berlandaskan pada nilai-nilai agama.
Hasil Pertandingan dan Peringkat
Dalam MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu berhasil meraih juara umum dengan perolehan nilai 241. Posisi kedua diraih oleh Kabupaten Morowali dengan nilai 219, diikuti oleh Kabupaten Sigi di peringkat ketiga dengan nilai 150. Sementara itu, Kabupaten Banggai menempati peringkat keempat dengan total nilai 111. Meskipun berada di posisi keempat, pencapaian ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dan menjadi motivasi untuk terus berbenah di masa mendatang.
Simbolis Penutupan MTQ
Prosesi penutupan MTQ ditandai dengan penekanan tombol sirene secara bersama-sama, yang menjadi simbol bahwa seluruh rangkaian kegiatan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 resmi berakhir. Momen ini diharapkan menjadi titik awal untuk mempertahankan semangat mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan berakhirnya pelaksanaan MTQ XXXI, harapan besar tertumpu pada masyarakat untuk terus memupuk kecintaan terhadap Al-Qur’an. Semangat ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih religius, harmonis, dan progresif. Adalah tanggung jawab bersama untuk menjadikan nilai-nilai Qurani sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan Banggai dalam meraih posisi keempat di MTQ XXXI dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an. Mari kita dukung upaya-upaya yang mendorong pengembangan potensi daerah dengan pendekatan spiritual yang kuat.






